Prinsip-Prinsip Kognisi Seorang Manusia
Memfasilitasi Atensi
Proses
memperoleh informasi seseorang akan mempengaruhi atensi yang didapat melalui
indra penglihatan maupun indra pendengaran kemudian nantinya akan direfleksikan
di otak sehingga menjadi informasi sebagai pusat konsentrasi.
Pemerolehan
informasi ini tidak hanya berasal dari apa yang dilihat atau didengar melainkan
bisa berasal dari pengalaman. Menurut (Laura A. King:152) Tahap perkembangan
intelektual individu serta perubahan umur sangat mempengaruhi kemampuan
individu mengamati ilmu pengetahuan.
Faktor
yang mempengaruhi atensi :
a.
Bentuk
Informasi : Menentukan fokus di antara informasi yang relevan
b. Goal : Memilah mana informasi yang relevan/tidak
Memfasilitasi Persepsi
Dalam
proses manusia mencari atau menggali informasi pasti akan ditemukan berbagai
hal yang berbeda dari yang satu dengan yang lainnya. Kognitif yang dikendalikan
manusia akan memberikan suatu pemahanan dengan mengorganisasikan, mengartikan,
menguji dan memberikan reaksi terhadap rangsangan panca indra atau data.
Anak
yang dilahirkan dengan beberapa skema sensorimotor, yang memberikan kerangka
bagi interaksi awal dengan lingkungannya. Pengalaman seseorang akan
ditentukan oleh skema sensorimotornya,
dengan kata lain hanya kejadian yang dapat diasimilasikan ke skema itu lah yang
direspon seseorang.
Contoh
: Gambar “Keranjang” untuk menggambarkan produk-produk yang akan dibeli.
Menurut
Piaget bahwa ada hubungan fungsional antara tindakan fisik dan tindakan mental
dan perkembangan berpikir logis. Mental seseorang akan dipengaruhi dengan
informasi yang didapatkan. Bagaimana keadaan mental seseorang bisa dilihat
dengan ekpresi manusia dalam menghadapi segala perubahan di depannya.
Melalui interaksi dari lingkungan, struktur kognisi akan berubah dan memungkinkan adanya perkembangan terus-menerus sampai seseorang mampu memikirkan kejadian potensial dan secara mental mengeksplorasi kemungkinan.
Memfasilitasi Memori
Pengambilan informasi melalui panca indra
memiliki kaitan dengan besarnya seseorang menyimpan informasi yang diperoleh.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rangsangan yang diterima oleh panca indra
bisa mempengaruhi kognitif dan memori seseorang.
Sebagai
contoh bentuk kognitif mempengaruhi memori adalah seorang anak belum
mengetahui/mengenal api, suatu ketika anak itu terkena percikan api. Maka
berdasarkan pengalaman yang dia ingat bahwa api sangat berbahaya dan perlu
berhati-hati.
Isu
terkait Memori :
a.
Tidak
dapat mengingat semua informasi
b.
Memerlukan
konteks
c. Lebih
mudah recognize (mengenali) dibanding recall (mengingat)

Komentar
Posting Komentar